menyelesaikan masalah bagai menarik rambut dari tepung(motivasi islami)

Seorang Guru Sufi mengatakan, “Selesaikan segala masalah dengan bijaksana, ibarat menarik rambut dalam tepung, rambut di tarik namuan tepung tidak retak”. Perumpamaan sederhana namun mengandung makna yang dalam dan kita seringkali melupakan hal-hal yang sederhana.

Setiap manusia pasti mengalami masalah baik besar maupun kecil sebagai sesuatu yang wajar dan sempurna dialami oleh setiap orang. Kita tidak membicarakan masalah yang setiap hari datang, namun kita membicarakan bagaimana menyelesaikan setiap masalah yang kita hadapi dengan cara bijaksana. Tidak mungkin masalah bisa diselesaikan dalam keadaan emosi tidak stabil. Ada sebuah nasehat bijaksana, “Jangan pernah mengambil keputusan disaat anda sedang marah”. Kenapa? Karena keputusan yang keluar pada saat marah atau emosi tidak stabil biasanya cenderung tidak bijaksana dan menimbulkan penyesalan di kemudian hari.

Ketika seorang suami misalnya marah dengan istri maka dengan mudah dia mengucapkan kata “Cerai” begitu juga istri dalam keadaan marah tanpa berfikir panjang dengan mudah pula ingin meninggalkan suaminya. Saya mengambil contoh suami atau istri karena memang dalam kehidupan rumah tangga seringkali kita mengalami pertengkaran. Orang yang mudah membuat kita tersinggung adalah orang yang dekat dengan kita dan orang yang kita cintai. Cerai adalah perbuatan yang halal tapi dimurkai Tuhan artiya kalau kita bercerai berarti tanpa sadar membuka pintu untuk dimurkai oleh Tuhan.

Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan, itulah prinsip yang harus kita pegang dalam hidup sehingga ketika kita mengalami masalah maka yang kita lakukan bukan lari dari masalah akan tetapi dengan bijaksana dan dengan kepala dingin berusaha menyelesaikan masalah.

Cara Menyelesaikan masalaha ada 3 yaitu : Dengan Otot, dengan Otak dan dengan Rohani.

Menyelesaikan masalah dengan Otot artinya anda menyesaikan masalah secara fisik dengan segala kemampuan anda dan kemampuan fisik manusia itu terbatas. Tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan fisik karenanya dibutuhkan penyelesaian cara berikutnya yaitu dengan memakai otak atau kemampuan berfikir. Perpaduan antara kemampuan fisik dan otak ini membuat setiap masalah bisa diselesaikan dengan baik dan bijaksana.

Disamping menyelesaikan masalah dengan kemampuan fisik dan fikiran kita, atau lagi kekuatan yang sangat dahsyat diluar kemampuan fisik dan kemampuan fikiran yaitu Menyelesaikan Masalah secara Rohani lewat doa, zikir dan mujanat kepada Allah SWT. Menyerahkan sepenuhnya segala ikhtiar (usaha) kepada Allah SWT dan selalu berpandangan baik terhadap Allah SWT. Mukjizat Para Nabi dan Karomah Para Wali yang terjadi diluar kemampuan fisik dan fikiran manusia itu adalah berkat kedekatan mereka dengan Allah, berkat munajat’ doa dan zikir mereka yang istiqamah.

Saya, anda dan kita semua seringkali mengalami keajaiban dalam hidup berupa hal-hal yang terjadi diluar kemampuan fikiran kita baik berupa karunia rizki ataupun selesainya masalah yang kita alami dengan cara diluar dugaan kita. Orang yang selalu pasrah dan tawakal kepada Tuhan akan mengalami banyak keajaiban dalam hidupnya sesuai janji Allah dalam Al Qur’an “Dan barang siapa ber Tawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya”.

Ketika masalah yang datang kepada anda begitu besar dan anda merasa tidak sanggup untuk menyelesaikannya, berarti Tuhan sedang membuka pintu kepada anda untuk berserah diri pada-Nya menyelesaikan persoalan anda dengan cara terakhir yaitu dengan cara Rohani.

Setiap masalah yang datang tidak lain membuat kita menjadi lebih kuat dan tangguh, menjadi kita lebih dewasa dan bijaksana. Maka selesaikan setiap masalah anda dengan tiga cara, Otot, Otak dan Rohani dan menyelesaikannya ibarat “Menarik Rambut Dalam Tepung, rambut berhasil ditarik sementara tepung tidak retak. Menyelesaikan masalah dengan cara bijaksana sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

iklan

image

Sudahkah Kita Membaca Qur’an Hari Ini

Assalamu ‘alaikum

Sahabat…. apakabar?
semoga kita semua berada dalam naungan kasih sayang Allah dan berada di jalan yang di ridhoiNya

Alhamdulillah,
Allohumma sholli ‘ala Muhammad…

saya, manusia yang penuh kekurangan dan miskin ilmu ingin mengingatkan kembali tentang keutamaan membaca Alqur’an.khususnya bagi saya sendiri dan umumnya untuk para Sahabat semua.

Kejadian ini entah sadar atau tidak sadar terjadi pada diri kita,terutama dengan adanya facebook. dan segala macam akses untuk membukanya.

pagi hari saat bangun tidur kita membuka dan membaca Facebook dan tidak membuka dan membaca Holybook(kitab suci/Qur’an)

siang hari saat istirahat atau setelah sholat dzuhur kita buka dan membaca facebook dan tidak membaca Holybook(Qur’an)

sebelum tidur kita masih sempat-sempatkan membaca(status/komen) facebook tapi tidak membuka atau membaca Holybook(qur’an) bahkan menyentuhnya pun tidak.

disetiap ada kesempatan dan waktu luang kita baca Facebook.

lalu ingatkah kita untuk membaca Qur’an? atau bahkan ingatkah dimana kita menyimpan Qur’an di rumah kita?

Nabi bersabda ” Bacalah Qur’an..!! karena sesungguhnya nanti dihari kiamat akan menjadi penolong bagi yang membacanya”

dan Qur’an juga adalah pedomannya orang beriman yang mengikuti ajaran Muhammad Rasulullah SAW.

dan disadari atau tidak, kitapun mulai meninggalkan ajaran-ajaran yang ada dalam AlQur’an. kita lebih suka membaca atau mendengar kata-kata motivator yang “terkadang” tidak sesuao dengan ajaran islam. kita lebih suka membaca dan mendengar puisi-puisi cinta atau rayuan-rayuan yang tidak mempunyai landasan dari ajaran islam. dan lambat laun pun kita terbuai sehingga tanpa kita sadari kita sudah jauh dari ajaran islam

padahal di dalam Qur’an banyak pedoman yang dapat membantu kita memecahkan problematika dalam kehidupan. dan hai ini juga di sebutkan dalam AlQUr’an :

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an ataukah hati mereka terkunci (QS:Muhammad ,24)

Sahabat….
renungan ini saya tulis untuk saya pribadi..
namun juga berharap bisa menjadi bahan pemikiran para sahabat anggota group rantai nasihat untuk lebih dekat dan lebih mencintai ajaran yang di bawa Nabi kita Muhammad Rasulullah SAW.

semoga bermanfaat…, maaf jika ada kesalahan

wassalam

Ahry Almanggaray

cara mudah berantas Nyamuk

Dari milis tetangga. Perlu dicoba nich, smg bermanfaat :-)

Cara Mudah & Murah Berantas Nyamuk

Nyamuk cukup mengganggu dan sangat berbahaya sebagai penyebar berbagai penyakit
mematikan. Cairan pembunuh serangga di pasaran kurang efisien dan bahkan membawa dampak
sampingan yang serius.

Berikut ini cara MUDAH dan MURAH yang bisa dicoba. Cocok untuk segala kondisi pemukiman,
sekolah, rumahsakit, dll. Sangat KREATIF bila dikenalkan pada para siswa sekolah untuk dicoba di
sekolah dan di rumah masing-masing.

Yang dibutuhkan:

•200 ml air,
•50 gram gula merah,
•1 gram ragi (beli di toko makanan kesehatan)
•botol plastik 1,5 liter

Langkah-langkah Pembuatan :
1.Potong botol plastik di tengah. Simpan bagian atas/mulut botol.
2.Campur gula merah dengan air panas. Biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di
separuh bagian potongan bawah botol.

3.Tambahkan ragi. Tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan karbon-dioksida.

 

Menikah..? siapa takut…?

KOMPAS.com — “Kalau perencanaan pernikahan saja sudah bikin kita pusing tujuh keliling, lalu kemudian kita nikah, alhamdulillah, kita akan berantem terus dengan pasangan,” ucap Dr Rose Mini, AP. MPsi di acara MKE Five Star Wedding Exhibition East Meets West Part 2, yang dilangsungkan beberapa waktu lalu di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Ungkapan dari Mbak Romy, begitu ia akrab disapa, ini terlontar ketika ia membawakan talkshow bertajuk “Persiapan Mental dan Psikologis Menjelang Pernikahan”. Dalam acara tersebut, Mbak Romy mengungkapkan 3 poin yang harus dipersiapkan oleh pasangan yang bermaksud untuk mengucap ikrar untuk hidup bersama.
Satu hal yang ditekankan oleh Mbak Romy di awal talkshow, yakni ketika dua insan bermaksud memasuki gerbang pernikahan, mereka harus tahu dan paham bahwa manusia itu berubah. Menurutnya, pernikahan itu ibarat sebuah paket. Dalam paket tersebut, terdapat dua manusia. Kedua manusia ini bisa berubah karenanya di dalam pernikahan akan selalu ada hal baru yang harus dikejar. Oleh karena itu, sebelum memasuki jenjang pernikahan, masing-masing pasangan harus mengetahui pola perubahan masing-masing,
“Kalau yang satu berubahnya cepat, sementara yang satu mandek, bisa akan ada masalah. Namun, ketika keduanya sudah saling sadar, harus mau saling bantu. Yang berubahnya cepat itu harus mengajak pasangannya untuk belajar dan mencoba mengerti. Jangan lupa untuk mengikuti perkembangan masing-masing,” terang Mbak Romy. Hal ini menjadi penting karena ketika terjadi jeda dan masing-masing berkembang dengan keadaan yang berbeda, tak heran akan ada perbedaan persepsi dan pola pikir. Misal, si suami bekerja di dunia yang membuatnya harus bertemu banyak orang, ia akan berkembang dan pola pikirnya pun sedikit-sedikit berubah. Sementara jika si istri tidak mau berusaha untuk keep up dengan perkembangan suami, maka akan sulit untuk bisa mengimbangi, apalagi jika si suami pun tidak mengajak si istri untuk belajar.
Selain mengenai perubahan, Mbak Romy juga mengatakan bahwa pasangan yang ingin naik ke pelaminan harus menyadari bahwa setelah hari pernikahan, maka gaya hidup pun berubah. Yang tadinya terbiasa sendiri, kini segalanya harus dibagi dengan orang lain. Mau saling berbagi adalah satu poin tersendiri. Kebiasaan yang tiba-tiba berubah biasanya bisa menjadi batu sandungan untuk sebagian orang. Mbak Romy mengatakan bahwa keharusan untuk berbagi ini sering kali menjadi penyebab perpecahan rumah tangga.
Ketika ditanya mengapa saat ini banyak terjadi perpecahan dalam pernikahan, Mbak Romy mempertanyakan kembali, “Menurut Anda, mengapa di zaman dulu pernikahan sangat jarang terjadi? Karena di zaman dulu orang tidak ada yang berpikir mengenai perceraian. Yang ada, bagaimana supaya pernikahannya bisa terus berjalan dan memperbaikinya.” Ketika kita berbentrokan dengan masalah keluarga, yang terpenting adalah menurunkan ego masing-masing. Kalau belum bisa ditemukan jalan tengahnya, carilah penengah yang bisa memberikan opini obyektif. Begitu pula ketika terjadi pertengkaran saat perencanaan pernikahan, terjadi beda pendapat. Karenanya, penggunaan jasa perencana pernikahan bisa membantu menengahi.
Mengenai persiapan mental dan psikologis menjelang pernikahan, Mbak Romy meramu 3 poin penting yang perlu diketahui pasangan sebelum menginjakkan kaki ke pelaminan dan menukar cincin tanda janji, yakni:
1. Jangan takut akan pernikahan. Sebaiknya sebelum melangkah ke pernikahan, kenali sisi baik dan buruk masing-masing. Karena setelah memasuki pernikahan, akan makin terlihat sifat-sifat yang tadinya tertutup. Jujur akan segala hal dengan pasangan jika ingin pernikahan berhasil.
2. Siapkan diri. Tanya dengan diri sendiri, sudah siapkah untuk berbagi segala hal dengan si pasangan? Siapkah untuk maju bersama? Sebab, untuk bisa maju bersama butuh upaya dan kerja keras, karena si pasangan tidak memiliki pola pikir yang sama dengan kita, perlu kesabaran dan tenaga ekstra untuk mau menyamakan visi.
3. Jangan takut perubahan. Perilaku seseorang bisa diubah. Perilaku bukanlah gen yang tak bisa diubah. Jadi, ketika Anda harus berubah untuk bisa keep up dengan pasangan yang berubah, begitu juga si dia.
Tak ketinggalan pula untuk bisa menjaga ucapan karena apa yang terucap adalah doa. Ketika kita berpikir atau terucap kata pisah, maka yang ada dalam pikiran kita adalah hal itu sebagai titik akhir. Bagaimana menurut Anda, setuju dengan pendapat ini?

KOMPAS.com — “Kalau perencanaan pernikahan saja sudah bikin kita pusing tujuh keliling, lalu kemudian kita nikah, alhamdulillah, kita akan berantem terus dengan pasangan,” ucap Dr Rose Mini, AP. MPsi di acara MKE Five Star Wedding Exhibition East Meets West Part 2, yang dilangsungkan beberapa waktu lalu di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Ungkapan dari Mbak Romy, begitu ia akrab disapa, ini terlontar ketika ia membawakan talkshow bertajuk “Persiapan Mental dan Psikologis Menjelang Pernikahan”. Dalam acara tersebut, Mbak Romy mengungkapkan 3 poin yang harus dipersiapkan oleh pasangan yang bermaksud untuk mengucap ikrar untuk hidup bersama.
Satu hal yang ditekankan oleh Mbak Romy di awal talkshow, yakni ketika dua insan bermaksud memasuki gerbang pernikahan, mereka harus tahu dan paham bahwa manusia itu berubah. Menurutnya, pernikahan itu ibarat sebuah paket. Dalam paket tersebut, terdapat dua manusia. Kedua manusia ini bisa berubah karenanya di dalam pernikahan akan selalu ada hal baru yang harus dikejar. Oleh karena itu, sebelum memasuki jenjang pernikahan, masing-masing pasangan harus mengetahui pola perubahan masing-masing,”Kalau yang satu berubahnya cepat, sementara yang satu mandek, bisa akan ada masalah. Namun, ketika keduanya sudah saling sadar, harus mau saling bantu. Yang berubahnya cepat itu harus mengajak pasangannya untuk belajar dan mencoba mengerti. Jangan lupa untuk mengikuti perkembangan masing-masing,” terang Mbak Romy. Hal ini menjadi penting karena ketika terjadi jeda dan masing-masing berkembang dengan keadaan yang berbeda, tak heran akan ada perbedaan persepsi dan pola pikir. Misal, si suami bekerja di dunia yang membuatnya harus bertemu banyak orang, ia akan berkembang dan pola pikirnya pun sedikit-sedikit berubah. Sementara jika si istri tidak mau berusaha untuk keep up dengan perkembangan suami, maka akan sulit untuk bisa mengimbangi, apalagi jika si suami pun tidak mengajak si istri untuk belajar.
Selain mengenai perubahan, Mbak Romy juga mengatakan bahwa pasangan yang ingin naik ke pelaminan harus menyadari bahwa setelah hari pernikahan, maka gaya hidup pun berubah. Yang tadinya terbiasa sendiri, kini segalanya harus dibagi dengan orang lain. Mau saling berbagi adalah satu poin tersendiri. Kebiasaan yang tiba-tiba berubah biasanya bisa menjadi batu sandungan untuk sebagian orang. Mbak Romy mengatakan bahwa keharusan untuk berbagi ini sering kali menjadi penyebab perpecahan rumah tangga.
Ketika ditanya mengapa saat ini banyak terjadi perpecahan dalam pernikahan, Mbak Romy mempertanyakan kembali, “Menurut Anda, mengapa di zaman dulu pernikahan sangat jarang terjadi? Karena di zaman dulu orang tidak ada yang berpikir mengenai perceraian. Yang ada, bagaimana supaya pernikahannya bisa terus berjalan dan memperbaikinya.” Ketika kita berbentrokan dengan masalah keluarga, yang terpenting adalah menurunkan ego masing-masing. Kalau belum bisa ditemukan jalan tengahnya, carilah penengah yang bisa memberikan opini obyektif. Begitu pula ketika terjadi pertengkaran saat perencanaan pernikahan, terjadi beda pendapat. Karenanya, penggunaan jasa perencana pernikahan bisa membantu menengahi.
Mengenai persiapan mental dan psikologis menjelang pernikahan, Mbak Romy meramu 3 poin penting yang perlu diketahui pasangan sebelum menginjakkan kaki ke pelaminan dan menukar cincin tanda janji, yakni:1. Jangan takut akan pernikahan. Sebaiknya sebelum melangkah ke pernikahan, kenali sisi baik dan buruk masing-masing. Karena setelah memasuki pernikahan, akan makin terlihat sifat-sifat yang tadinya tertutup. Jujur akan segala hal dengan pasangan jika ingin pernikahan berhasil.
2. Siapkan diri. Tanya dengan diri sendiri, sudah siapkah untuk berbagi segala hal dengan si pasangan? Siapkah untuk maju bersama? Sebab, untuk bisa maju bersama butuh upaya dan kerja keras, karena si pasangan tidak memiliki pola pikir yang sama dengan kita, perlu kesabaran dan tenaga ekstra untuk mau menyamakan visi.
3. Jangan takut perubahan. Perilaku seseorang bisa diubah. Perilaku bukanlah gen yang tak bisa diubah. Jadi, ketika Anda harus berubah untuk bisa keep up dengan pasangan yang berubah, begitu juga si dia.
Tak ketinggalan pula untuk bisa menjaga ucapan karena apa yang terucap adalah doa. Ketika kita berpikir atau terucap kata pisah, maka yang ada dalam pikiran kita adalah hal itu sebagai titik akhir. Bagaimana menurut Anda, setuju dengan pendapat ini?

sumber : kompas.com

image

Gas rice cooker rinnai murah

Contoh Krey Bambu

Musim pancaroba membuat cuaca kadang panas terik dan kadang hujan.

lindungi rumah dengan krey bambu untuk meminimalisir cahaya terik yang masuk kedalam rumah dan untuk meminimalisir tampias air hujan yang masuk kedalam rumah saat turun hujan.disamping itu krey bambu juga dapat mempercantik dekorasi  rumah anda. karena tampak natural dan artistic.

jika anda tertarik. anda bisa hubungi :

Bpk. Oco Sukarya

Jl.Manggarai Utara II No.37

Jakarta Selatan 12850

Telp: 021- 830 8980

HP: 0818-0851-7760

krey bambu

Rahasia SIWAK (Salvadora Persica)

kayu siwak

kayu siwak

Penggunaan kayu Siwak (Salvadora Persica) telah dikenal semenjak berabad-abad lalu, terutama oleh bangsa Arab kuno yang hingga sekarang masih digunakan sebagai alat kebersihan mulut. Faktor sosial dan agama menjadi pendorong utama penggunaan kayu siwak (Salvadora persica) terutama bagi masyarakat muslim. Siwak telah digunakan oleh orang Babilonia semenjak 7000 tahun yang lalu, yang mana kemudian digunakan pula di zaman Yunani kuno dan Romawi, oleh orang-orang Yahudi, Mesir dan masyarakat kerajaan Islam. Siwak memiliki nama-nama lain di setiap komunitas, seperti misalnya di Timur Tengah disebut dengan miswak, siwak atau arak, di Tanzania disebut miswak, dan di Pakistan dan India disebut dengan datan atau miswak.

Penggunaan chewing stick (kayu kunyah) berasal dari tanaman yang berbeda-beda pada setiap negeri. Di Timur Tengah, sumber utama yang sering digunakan adalah pohon Arak (Salvadora persica), di Afrika Barat yang digunakan adalah pohon limun (Citrus aurantifolia) dan pohon jeruk (Citrus sinesis). Akar tanaman Senna (Cassiva vinea) digunakan oleh orang Amerika berkulit hitam, Laburnum Afrika (Cassia sieberianba) digunakan di Sierre Leone serta Neem (Azadirachta indica) digunakan secara meluas di benua India.

Klasifikasi Tanaman
Divisio : Embryophyta
Sub Divisio : Spermatophyta
Class : Dicotyledons
Sub Class : Eudicotiledons
Ordo : Brassicales
Family : Salvadoraceae
Genus : Salvadora
Spesies : Salvadora persica

Morfologi dan Habitat

Siwak atau miswak, merupakan bagian dari batang, akar atau ranting tumbuhan Salvadora persica yang kebanyakan tumbuh di daerah Timur Tengah, Asia dan Afrika. Siwak berbentuk batang yang diambil dari akar dan ranting tanaman arak (Salvadora persica) yang berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon arak adalah pohon yang kecil seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang, dengan diameter pohon sekitar 30 cm. Jika kulitnya dikelupas berwarna agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna cokelat dan bagian dalamnya berwarna putih. Aromanya seperti seledri dan rasanya agak pedas.

Siwak berfungsi mengikis dan membersihkan bagian dalam mulut. Kata siwak sendiri berasal dari bahasa arab ‘yudlik’ yang artinya adalah memijat (massage). Siwak lebih dari sekedar sikat gigi biasa, karena selain memiliki serat batang yang elastis dan tidak merusak gigi walaupun di bawah tekanan yang keras, siwak juga memiliki kandungan alami antimikrobial dan antidecay system. Batang siwak yang berdiameter kecil, memiliki kemampuan fleksibilitas yang tinggi untuk menekuk ke daerah mulut secara tepat dan dapat mengikis plak pada gigi. Siwak juga aman dan sehat bagi perkembangan gusi.

Kandungan Kimia

Batang kayu siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri, mengikis plaque, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi.

kayu siwak

kayusiwak

Siwak memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, meliputi :

  • Antibacterial Acids, seperti astringents, abrasive dan detergent yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi, menghentikan pendarahan pada gusi. Penggunaan kayu siwak yang segar pertama kali, akan terasa agak pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard yang merupakan substansi antibacterial acid tersebut.
  • Kandungan kimiawi seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluorida, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimetilamin, Salvadorin, Tannin dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.
  • Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, yang dapat menyegarkan mulut dan menghilangkan bau tidak sedap.
  • Enzim yang mencegah pembentukan plak yang merupakan penyebab radang gusi dan penyebab utama tanggalnya gigi secara prematur.
  • Anti Decay Agent (Zat anti pembusukan) dan Antigermal System, yang bertindak seperti Penicilin menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah terjadinya proses pembusukan. Siwak juga turut merangsang produksi saliva, dimana saliva sendiri merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.

Secara Kimiawi, kulit batang kayu siwak yang kering bila diekstrak dengan alkohol 80% dan kemudian diekstrak dengan ether, lalu diteliti secara terperinci kandungannya melalui ECP (Exhaustive Procedure Chemicle), maka akan ditemukan zat-zat kimia sebagai berikut : Trimetilamin, chloride, resin, sejumlah besar fluoride dan silica, sulfur dan vitamin C.

Penelitian kimiawi terhadap tanaman ini telah dilakukan semenjak abad ke-19, dan ditemukan sejumlah besar klorida, fluor, trimetilamin dan resin. Kemudian ditemukan juga kandungan silika, sulfur dan vitamin C.

Kandungan kimia tersebut sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi dan mulut dimana trimetilamin dan vitamin C membantu penyembuhan dan perbaikan jaringan gusi. Klorida bermanfaat untuk menghilangkan noda pada gigi, sedangkan silika dapat bereaksi sebagai penggosok. Kemudian keberadaan sulfur dikenal dengan rasa hangat dan baunya yang khas, adapun fluorida berguna bagi kesehatan gigi sebagai pencegah terjadinya karies dengan memperkuat lapisan email dan mengurangi larutnya terhadap asam yang dihasilkan oleh bakteri.

Siwak kaya dengan fluorida dan silika, fluorida mengerahkan proses antikariogenik dengan cara sebagai berikut :

  • Perubahan hydroxypatite menjadi fluorapatite yang lebih tahan terhadap acid dissolution.
  • Bercampurnya acidogenic organisme di dalam plak gigi sehingga mengurangi pH dari plak gigi.
  • Membantu memulihkan kembali gigi yang baru rusak.
  • Membentuk efek penghambat terhadap pertumbuhan bakteri pada plak gigi.

Adapun silika berfungsi membantu membersihkan gigi karena silika bekerja sebagai bahan penggosok yang dapat menghilangkan noda.

Kandungan Antimikrobial

Zat antimikrobial dan efek pembersih pada miswak telah ditunjukkan oleh variasi kandungan kimiawi yang dapat terdeteksi pada ekstraknya. Efek ini dipercaya berhubungan dengan tingginya kandungan Sodium Klorida dan Pottasium Klorida seperti salvadourea dan salvadorine, saponin, tannin, vitamin C, silika dan resin, juga cyanogenic glycoside dan benzylsothio-cyanate. Hal ini dilaporkan bahwa komponen anionik alami terdapat pada spesies tanaman ini yang mengandung agen antimikrobial yang melawan beberapa bakteri. Nitrat (NO3-) dilaporkan mempengaruhi transportasi aktif porline pada Escherichia coli seperti juga pada aldosa dari E. coli dan Streptococcus faecalis. Nitrat juga mempengaruhi transport aktif oksidasi fosforilasi dan pengambilan oksigen oleh Pseudomonas aeruginosa dan Stapyhylococcus aureus sehingga terhambat.

Komponen anionik antibakterial lainnya terdapat pada beberapa spesies tanaman adalah sulfat (SO42-), klorida (Cl-) dan tiosianat (SCN-). Tiosianat (SCN-) bertindak sebagai substrat untuk laktoperoksidase untuk membangkitkan hipotiosianit (OSCN-) dengan keberadaan hidrogen peroksida. OSCN- telah ditunjukkan bereaksi dengan kelompok sulfahidril di dalam enzim bakteri yang berubah menjadi penyebab kematian bakteri. Ekstrak kasar batang kayu siwak pada pasta gigi yang dijadikan cairan kumur, dikaji sifat-sifat antiplaknya dan efeknya terhadap komposisi bakteri yang menyusun plak dan menyebabkan penurunan bakteri gram negatif batang.

Sebuah penelitian tentang perbandingan pengaruh antara ekstrak siwak dengan Chlorhexidine Gluconate (CHX) yang sering digunakan sebagai cairan kumur dan zat anti plak pada dentin manusia dengan SEM (Scanning Electron Microscopy). Hasilnya dilaporkan bahwa 50% ekstrak siwak dan CHX 0,2% memiliki efek yang sama pada dentin manusia, namun ekstrak siwak lebih banyak menghilangkan lapisan noda-noda (Smear layer) pada dentin.

Bapak Dokter Gigi Dunia

Islam memahami bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut akan sangat menentukan kualitas hidup manusia. Tak heran jika seabad setelah Rasulullah SAW wafat, para dokter Muslim di era keemasan terdorong untuk turut mengembangkan ilmu kedokteran gigi (dentistry). Sejatinya, pengobatan gigi telah diterapkan manusia dari peradaban Lembah Indus bertarikh 7.000 hingga 5.500 SM.

Namun, ilmu kedokteran gigi justru berkembang pesat pada era kejayaan peradaban Islam. Henry W Noble (2002) dalam Tooth transplantation: a controversial story, History of Dentistry Research Group, Scottish Society for the History of Medicine mengakui bahwa para dokter muslim di zaman kekhalifahan merupakan perintis dalam pengembangan ilmu kedokteran gigi.

Peradaban Barat saja baru mengembangkan ilmu kedokteran gigi secara khusus pada abad ke-17 M. Buku pertama tentang ilmu kedokteran gigi di Barat baru hadir tahun 1530 M bertajuk “Artzney Buchlein”. Buku teks kedokteran gigi dalam bahasa Inggris baru muncul tahun 1685 karya Charles Allen berjudul Operator for the Teeth.

Bahkan, masyarakat Amerika baru mengenal adanya dokter gigi pada abad ke-18 M. John Baker merupakan dokter pertama yang praktik di benua itu. Baker merupakan dokter gigi yang berasal dari Inggris. Amerika baru memiliki dokter gigi sendiri pada tahun 1779 M bernama Isaac Greenwood.

Lucunya, peradaban Barat mengklaim Pierre Fauchard – berkebangsaan Perancis yang hidup di abad ke-17 sebagai “bapak ilmu kedokteran gigi modern”. Padahal, menurut Noble, 700 tahun sebelum Fauchard hidup, seorang dokter muslim bernama Abu al-Qasim Khalaf ibn al-Abbas Al-Zahrawi alias Abulcasis (930 M – 1013 M) telah sukses mengembangkan bedah gigi dan perbaikan gigi.

Keberhasilannya yang telah memukau para dokter gigi modern itu tercantum dalam Kitab Al-Tasrif. Kitab itu tercatat sebagai teks pertama yang mengupas bedah gigi secara detail. “Dalam kitabnya itu, Abulcasis juga secara detail menggambarkan keberhasilannya dalam melakukan penanaman kembali gigi yang telah dicabut,” papar Noble.

Al-Zahrawi juga tercatat sebagai dokter yang mempelopori penggunaan gigi palsu atau gigi buatan yang terbuat dari tulang sapi. Kemudian geligi palsu itu dikembangkan lagi mengunakan kayu – seperti yang digunakan oleh presiden pertama Amerika Serikat, George Washington 700 tahun kemudian.

Sumbangan penting dokter muslim di era kejayaan dalam pengembangan ilmu kedokteran juga diungkapkan Salma Almahdi (2003) dalam tulisannya berjudul Muslim Scholar Contribution in Restorative Dentistry yang dimuat dalam Journal of the International Society for the History of Islamic Medicine. Menurut Almahdi, dokter gigi muslim dari abad ke-10 M lainnya yang mengembangkan dentistry adalah Abu Gaafar Amed ibnu Ibrahim ibnu Abi Halid al-Gazzar.

Dokter gigi asal Afrika Utara itu memaparkan metode perbaikan gigi secara detail dalam Kitab Zad al-Musafir wa qut al-Hadir. Kitab itu lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Latin sebagai Viaticum oleh Constantinethe African di Universitas Salerno- yang berada di Selatan Italia. “Kitab yang ditulis Al-Gazzar merupakan yang pertama yang mengupas tentang perawatan gigi busuk/rusak, ” papar Almahdi.

Dalam kitabnya, Al-Gazzar menyatakan bahwa hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengobati gigi yang busuk adalah membersihkannya. Kemudian, papar dia, gigi itu diisi dengan gallnut, madu, kemenyan, terbinth yang mengandung damar, pohon cedar yang mengandung damar, pellitory atau pengasapan dengan akar colocynthis.

Al-Gazzar pun merekomendasikan senyawa arsenik untuk gigi yang berlubang. Campuran ini juga mampu mengatasi pembusukan gigi serta mengendurkan dan meredakan ketegangan syaraf. Dokter muslim lainnya yang memberi sumbangan penting bagi ilmu kedokteran gigi adalah Ibnu Sina lewat karyanya yang sangat fenomenal bertajuk he Canon of Medicine. Menurut Almahdi, Ibnu Sina terpengaruh oleh Al-Gazzar dalam pengobatan gigi.

Meski begitu, Ibnu Sina mengembangkan sendiri pengobatan gigi dengan caranya sendiri. Baik Al-Gazzar maupun Ibnu Sina sepakat bahwa kebusukan pada gigi disebabkan oleh “cacing gigi”. Namun pendapat itu dipatahkan oleh dokter muslim lainnya dari abad ke-12 M bernama Gaubari. Dalam Book of the Elite yang ditulisnya, Gaubari menyatakan bahwa dalam kenyataannya cacing gigi tak pernah ada. Sejak abad ke-13 M, teori cacing gigi akhirnya tak lagi diterima dalam kedokteran Islam.

Kontribusi peradaban Islam lainnya yang tak kalah penting dalam kedokteran gigi diberikan oleh Abu Bakar Muhammad Ibnu Zakaria Ar-Razi. Dokter legendaris di era keemasan peradaban Islam itu juga secara khusus mengembangkan perawatan kesehatan gigi. Ar-Razi terbilang sebagai dokter Muslim pertama yang memberi sumbangan bagi ilmu kedokteran gigi.

Menurut Almahdi, Ar-Razi mencoba merekomendasikan metode yang dikembangkan Galen – dokter dari peradaban Yunani – dalam melepas gigi rusak dengan cara dibor. Untuk mengurangi rasa sakit saat gigi dibor, dokter terkemuka di kotaBaghdaditu menganjurkan agar lubang gigi ditetesi minyak.

Selain mengkaji masalah gigi, dokter muslim di era kekhalifahan pun sudah mengkaji kesehatan mulut, salah satunya soal lidah. Organ penting yang dibiasa digunakan untuk mengunyah, menelan dan berbicara itu mendapat perhatian khusus dari Ibnu Sina. Dalam Canon the Medicine, Ibnu Sina mengkaji berbagai penyakit lidah dan penyembuhannya.

Menurut Almahdi, dalam kitabnya yang sangat lengkap itu Ibnu Sina menerangkan tentang anatomi lidah serta penyakit-penyakit yang sering dialami organ lidah baik secara sensorik maupun motorik. Ibnu Sina membahas masalah lidah secara mendalam dalam empat belas bab.Betapa sumbangan peradaban Islam bagi dunia kedokteran sungguh begitu luar biasa. Namun, kontribusi penting para dokter muslim itu kerap dinihilkan dan disembunyikan peradaban Barat. Tak heran, bila pencapaian para ilmuwan muslim di era kejayaan itu juga tak diketahui masyarakat Islam di era modern ini. Sungguh ironis memang.

pohon siwak

pohon siwak

Siwak, Pembersih Gigi Warisan Rasulullah saw

Membersihkan gigi merupakan sunnah yang dianjurkan Nabi Muhammad saw. Rasulullah saw biasa membersihkan giginya dengan siwak. Dalam hadits disebutkan Rasulullah saw biasa menggosok giginya dengan siwak setiap bangun dari tidur. Hudaifah ra meriwayatkan: “Kapan pun Rasulullah saw bangun dari tidur, ia akan menggosok giginya dengan siwak.

“(HR Bukhari dan Muslim).Selain setelah bangun tidur, dalam hadits lainnya Nabi Muhammad saw juga biasa membersihkan giginya dengan siwak sesaat sebelum berwudhu. Aisyah ra meriwayatkan: Kami biasa menyiapkan sebuah siwak dan air untuk wudhu bagi Rasulullah saw kapan pun Allah menghendaki beliau bangun dari tidur malam, beliau akan membersihkan giginya dengan siwak, mengambil wudhu, dan lalu mendirikan shalat. (HR Muslim).

Bahkan dalam hadits lainnya, Rasulullah saw secara khusus menyarankan umatnya untuk menggunakan siwak. Anas ra meriwayatkan: Rasulullah saw bersabda, “Aku menyaran agar kalian menggunakan siwak”. (HR Bukhari). Siwak merupakan alat pembersih gigi yang diwariskan Rasulullah saw bagi umatnya. Bukan tanpa alasan Rasulullah saw menyarankan umatnya untuk menggunakan siwak berbentuk batang yang diambil dari akar dan ranting segar tanaman arak (salvadora persica). Sebuah penelitian ilmiah pada tahun 2003 membuktikan keunggulan siwak dibandingkan pasta gigi biasa.

Kayu siwak memiliki keunggulan karena terbukti mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plaque, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi. Siwak pun diketahui memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, seperti Antibacterial acids, seperti astringents, abrasive, dan detergent yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi.

Selain itu, siwak juga mengandung zat kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins, dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Siwak pun mengandung minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar.Zat inilah yang membuat siwak dapat menghilangkan bau pada mulut.

Sebagai pasta gigi alami, siwak juga mampu mencegah pembentukan karang gigi. Zat anti pembusukan yang terkandung dalam siwak diyakini dapat menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan.Kelebiha n lainnya dari siwak adalah kemampuannya untuk turut merangsang produksi saliva (air liur) lebih. Apalagi saliva merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.

Atas dasar itulah perusahaan pasta gigi di dunia menyertakan bubuk siwak ke dalam produknya. Pada tahun 1986 dan 2000, organisasi kesehatan se-dunia merekomendasikan penggunaan siwak dalam sebuah konsensus internasional. Dr Otaybi dari Arab Saudi dalam penelitian yang dilakukannya membuktikan bahwa siwak memberi efek positif bagi sistem kekebalan tubuh. Sungguh mengagumkan.,,

Penulis : Heri Ruslan
REPUBLIKA

pohon siwak

pohon siwak

pohon siwak

pohon siwak

Mending jadi ORANG BODOH yang PINTAR atau ORANG PINTAR yang BODOH ?

Orang Bodoh Dan Orang Pintar

1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang Pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
3. Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.
4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka dia suruh orang Pintar untuk membuatnya.
5. Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH). oleh Karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu Orang Pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.
8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang Pintar yang bekerja. Tapi orang-orang pintar DEMO, Walhasil orang-orang Pintar “meratap-ratap” kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang Pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan pekerjaan.
11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Hendri (Ford), Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Sioe iong (BCA group). Adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :
1. Jadi mending jadi orang pintar atau orang bodoh?
2. Pinteran mana antara orang pintar atau orang bodoh ?
3. Mulia mana antara orang pintar atau orang bodoh?
4. Susah mana antara orang pintar atau orang bodoh?

KESIMPULAN:
1. Jangan lama-lama jadi orang pintar, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
2. Jadilah orang bodoh yang pintar daripada jadi orang pintar yang bodoh.
3. Kata kuncinya adalah “resiko” dan “berusaha”, karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

Orang pintar perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut dan mengabdi pada orang bodoh.

sumber :

http://rusdygunawan.blogspot.com/2008/12/mending-jadi-orang-bodoh-yang-pintar.html

**********************************************************
mari dukung produk2 asli Indonesia dengan membeli produk2 Indonesia tersebut.

**********************************************************
advertisement :
sediakan selalu but-but magic oil di rumah anda.
but-but magic oil dapat menyembuhkan luka bakar. luka2 kecil, lecet2, pegal2dan lainnya.
but-but magic oil terbuat dari ramuan alami khas Indonesia
http://www.wahidaindonesia.com
http://www.wahidaindonesia.wordpress.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.