Bidadari ??? she touch my heart to be better man

Di suatu malam, akhirnya aku di beri anugerah untuk berdiskusi dengan seorang bidadari. 

yah…., untuk saat ini aku berfikir dia adalah seorang bidadari yang diturunkan Allah ke dunia untuk menyadarkan aku yang sedang tersesat.

dengan gaya bicaranya yang tidak menggurui , tidak ada kesan sok tahu. dia memberi aku nasihat yang menggetarkan hati ini untuk berubah menjadi seorang yang lebih baik.berubah menjadi seorang yang berguna dan membanggakan orang-orang sekitarku, orang tuaku, sahabat2ku dan semua yang mengenalku . bahkan berguna untuk orang2 yang tidak mengenalku dan tak penah melihatku sama sekali.

dan sampai saat aku menulis ini, aku masih terngiang kata-katanya yang membuat aku ingat/sadar dengan begitu banyaknya dosa yang telah aku perbuat.

mataku pun berkaca-kaca menahan air yang mencoba membobol pertahanan dimata dan hati.

dan aku teringat waktu sholat dzhuhur tadi, aku menangis setelah selesai sholat.di waktu berdoa. aku meratapi dosaku, pada orang tuaku, sahabat, dan orang-orang yang aku sayangi.

Mak…., Bapak…..,  Dede ucapkan banyak terima kasih atas segala yang bapak dan emak kasih ke dede. Cinta, kasih sayang, nasihat, ilmu pengetahuan, perhatian. terima kasih atas segala yang telah emak dan bapak perbuat sehingga dede bisa sekolah dan menuntut ilmu sampai setinggi ini. Dede nggak pernah menyesali keterbatasan emak dan bapak yang cuma bisa menyekolahkan dede cuma sampai Aliyah aja, dan enggak sanggup menyekolahkan dede sampai perguruan tinggi. 

De sangat berterima kasih atas dukungan dan semangatnya sehinga de bisa meneruskan Kuliah dengan biaya de sendiri sambil bekerja. walau cuma sampai D3 aja. Dede sangat bangga mempunyai orang tua seperti Emak dan Bapak (sebentar yah mo ngusap air mata dulu)

Bapak Oco Sukarya dan Ibu Mashuroh, walau bapak cuma penjual Krey Bambu. Dede bangga dengan kalian. walau orang di seluruh dunia memandang pekerjaan kalian rendah dan berpenghasilan minim dan pas-pasan, dede bangga dan bersyukur dilahirkan dan di besarkan oleh kalian.

tapi Dede minta maaf kalo belum bisa memberikan yang terbaik buat Emak dan bapak. belum bisa membuat bangga Emak dan Bapak. Dede belum berhasil menjadi orang yang sukses. tapi Dede nggak akan pernah menyerah ……..!!!!!

De gak akan menyerah…… seperti Emak yang gak menyerah waktu melahirkan dede sehinga de lahir di dunia ini.

Dede gak akan menyerah…. seperti Bapak yang gak pernah menyerah mencari uang untuk menghidupi Dede dan enam orang kakak dede. mencari biaya untuk sekolah, makan, minum dan segala kebutuhan dede. apalagi waktu dede nyantren di Asshiddiqiyah. pasti Emak dan Bapak kerja keras mati-matian untuk mencari biaya buat dede disana. 

bersambung…… karena gak tahan nahan air mata yang gak bisa di bendung, soalnya masih di tempat kerja.

Iklan